Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Kisah Tewasnya Ibu Hamil, Suami Sebut Istrinya Keracunan Kehamilan Akibat Krim Pemutih Wajah


Suami Nurr Yanthi Nadhinna menunjukkan kondisi anak dan istrinya. Terlihat sang istri saat berjuang melawan kondisi keracunan kehamilan diduga akibat krim pemutih wajah.

Duka mendalam dialami oleh Afrizal warga Medan yang berhasil menghentak dunia media sosial di jagat dunia maya.

Postingannya pada waktu itu dia kebanjiran simpati dari oleh 2.066.342 pengguna Facebook.

Setelah beberapa hari mengalami koma di rumah sakit, istrinya Nurr Yanthi Nadhinna akhirnya meninggal dunia.

Afrizal menyatakan hal itu di dalam akun Facebooknya.

"Selamat jalan sayangku , selamat jalan cintaku , selamat jalan kasihku," tulisnya sambil menyematkan emotikon menangis, Selasa (9/2/2016).

Hal itu diketahui melalui postingan terbaru Afrizal.

Sejak dua hari yang lalu istrinya dirawat intensif di RSUD pirngadi Medan usai menjalani bedah caesar disana.

IST - Istri Afrizal saat disemayamkan dirumah duka
Dia mengatakan sejak usia kandungan istrinya satu minggu hingga delapan bulan sudah mengalami keracunan memakai krim wajah saat hamil.

Nahasnya, anak Afrizal yang baru dilahirkan juga saat ini sedang menjalani perawatan intensif juga karena juga diduga terkontaminasi racun.

"Ya Allah, sadarkan anak dan istriku. Bangun kan mereka dari tidur nya , jgn biar kan mereka tertidur terlalu lama. aku gk sanggup tuhan , harus melihat mereka seperti ini. Jangan biarkan mereka meninggal kan aku disini, aku gak sanggup sumpah gk akn pernah sanggup,"  tulis Afrizal di akunnya.


Postingannya itu diunggah bersamaan dengan foto-foto istri dan bayinya langsung menjadi viral di Facebook hingga 55 ribu komentar yang menyatakan simpati, 7 ribu share dan 257 ribu likes.

Hingga akhirnya hari ini Afrizal mengunggah postingan terbarunya yang menyatakan istrinya sudah meninggal dunia. Dia pun tidak dapat menyembunyikan kesedihannya.

IST - Afrizal dan istrinya

"Smoga tenang di alam sana , ditempat kan di surga yg indah. di trima amal baik nya , dan di ampuni segala dosa2 ya sayang. Aku gak tau ntah sampai kapan aku trus larut dalam kesedihan ini,"ujarnya.
IST - Bayi Afrizal saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Pirngadi Medan  

Afrizal pun mengaku berjanji akan tetap menjaga buah hati cinta mereka berdua seperti janji yang mereka ikrarkan saat menikah dulu.

"Tapi aku berjanji , aku akn selalu menjaga anak kita. Menyayanginya seperti aku menyayangimu. Doa kan anak kita sehat ya sayang.. jagan sedih ya, I love you," tulisnya.

Afrizal adalah warga Medan. Dia orang biasa yang mendapat simpati yang luar biasa dari netizen atas musibah yang dialaminya.

"Ya Allah , sadar kan istrikuh. bangun kan dy dari koma nya. Dan sadar kan juga anakku. jgn biar kan mereka dua tertidur pulas. Aku rela mengganti kan nya ya allah. Udah cukup lelah mata ini untuk menangis , jgn biar kan aku menangis dalam penderitaan ini ya allah," tulisnya.

Usai dinyatakan meninggal dunia, banyak netizen menyatakan bela sungkawa yang medalam terhadap apa yang dialami Afrizal dan keluarganya. Mereka mendoakan agar istrinya mendapat tempat yang istimewa di surga.

"Inna lillahi wainna hirojiun.....smoga allah menempat kan almarhum disisinya dan buat keluarga yg di tinggalkan tabah dalam menerima cobaan ini...buat saudaraku efrizal....ambillah hikmah di balik musibah ini...tuhan pasti tak kan memberi cobaan kalau umat nya tak mampu menerima nya.." tulis Knsu Aeh di dalam akunya.

Beberapa netizen juga bahkan menangis membaca postingan yang dikirimkan oleh Afrizal. Mereka berharap dia tabah menjalani cobaan hidup yang dihadapi.

Kang Wenkzz Setiawan menulis, "Nangis lihat dan baca ini postingan,.semangat mas,.insyallah istri akan melihat selalu perjuanganmu kedepan untuk anakmu,.dan memberi doa dari sana,.semoga beliau ditempatkan disurga terindah miliknya..amin ya rabbalalamin.." (*)


Memang sungguh berbahaya jika sedang mengandung masih tetap memakai krim pemutih, alangkah lebih baiknya bagi para calon ibu menghindari hal tersebut, tak masalah wajah tidak bersinar dan putih daripada fatal, sungguh malang kisah tersebut :( artikel ini aku ambil dari sumber tribunnews.com ketika aku berselancar, tujuan saya hanya ingin siapapun yang mampir disini bisa saling baca .
Mohon maaf jika ada salah kata. mohon bantuannya dan koment nya :)

Alasan Kenapa Alfamart dan Indomart Selalu Berdekatan?! Konspirasi Tersembunyi?

Ada konspirasi terselubung antara pemilik indomaret dan alfamart ?


Djoko menjual kepemilikannya di jaringan Alfa Supermarket kepada Carefour. Selanjutnya dana hasil transaksi itu digunakan Djoko untuk fokus mengelola minimarket Alfamart dan Alfamidi. Di luar dugaan, pertumbuhan Alfamart luar biasa. Saat ini sudah mencapai lebih dari 2.779 gerai, seperti hendak mengimbangi pertumbuhan jumlah gerai Indomaret – pesaing utamanya – yang juga tumbuh pesat. Sejak dirintis 1988, kini jaringan Indomaret mencapai 3.134 gerai.

Sebenarnya selain Alfamart dan Indomart masih banyak pemain minimarket lain. Sebut saja Circle K, Starmart, Yomart, AMPM, dan beberapa nama lainnya (termasuk pemain lokal). Namun, yang tampak di mata masyarakat adalah adu kuat antara Alfamart dan Indomaret. Maklum, kedua merek minimarket ini sangat agresif menggarap pasar hingga ke kawasan perumahan. Saking ketatnya bersaing, mereka seperti tak peduli dengan kedekatan lokasi toko. Dalam radius 10 meter, gampang sekali dijumpai toko Alfamart berhadapan dengan Indomaret. Malahan, di beberapa tempat ada satu gerai Indomaret diapit dua Alfamart. Boleh jadi ini jurus Alfamart untuk menekan Indomaret yang rata-rata gerainya lebih luas dibanding Alfamart.

Alfamart. Saat ini sudah mencapai lebih dari 2.779 gerai seperti hendak mengimbangi pertumbuhan jumlah gerai Indomaret- pesaing utamanya yang juga tumbuh pesat.
Indomaret pun tak mau kalah set dari Alfamart. Tak puas dengan 3.134 gerainya, tahun ini Indomaret berencana menambah sekitar 900 gerai lagi. Target itu mengalami kenaikan lebih-kurang 250 gerai dibanding tahun 2008 yang penambahan gerainya berkisar 650toko. "Kami akan teruskan ke Aceh. Jadi, tahun ini total gerai kami akan menjadi 4.000 an toko. Kami buka di Palembang dan Bali, “ujar Laurensius Tirta Widjaja, Direktur Pemasaran PT Indomarco Prismatama (IP), pengelola jaringan minimarket Indomaret. Saat ini gerai Indomaret di Bali mencapai 50 toko dan di Medan 42 toko. Lauren mengklaim pihaknya adalah pionir di kedua wilayah itu.
Alfamart bertekad meningkatkan porsi waralabanya dari 23 % menjadi 30%, sehingga member peluang lebih besar pada investor untuk membesarkan Alfamart hingga ke pelosok.

Dalam hal penentuan lokasi gerai Indomaret, metodenya relative fleksibel. DiJakarta misalnya, diplot dulu daerah utara, selatan, barat dan timur. Kemudian dipilah lagi per kecamatan dan kabupaten. Nah, ditiap kecamatan dibuka kesempatan pembukaan dua-tiga toko. Bila dalam perkembangan nya kinerja gerai-gerai itu bagus, akan ditambah lagi kesempatan pembukaan gerai lainnya. Kendati begitu, manajemen IP tidak asal buka saja, tapi bernegosiasi dulu dengan pemilik waralaba Indomaret yang lama di daerah itu, akan kah layak atau tidak apabila ditambah gerai baru lagi.?

Lauren menambahkan sekarang banyak gerai Indomaret yang jaraknya sangat dekat dengan pesaing terdekatnya. “Tapi, bukan kami sesumbar loh. Toko kami tidak bisa head to head dengan satu toko. Sebab mind setorang, Indomaret sudah besar, sehingga tidak bisa satu-satu. Akibatnya, kompetitor membuka dua-tiga toko untuk bersaing dengan satu toko kami, “ungkapnya. “Kalau kami ikut membalas dengan membuka banyak gerai, itukan namanya kanibalisme dan tidak efisien. Kami harus lebih smart dalam hal itu. Apalagi ini bisnis waralaba. Jadi kami punya perhitungan skala ekonominya, “Lauren menjelaskan.

Meningkatkan pola kerja sama waralaba adalah strategi lain yang dilancarkan minimarket untuk ekspansi. Dalam hal ini Alfamart bertekad meningkatkan porsi waralabanya dari 23% menjadi 30%, sehingga memberi peluang lebih besar pada investor untuk membesarkan Alfamart hingga ke pelosok. Adapun Indomaret mengaku henda kmeningkatkan inovasi produknya. Salah satunya kini dikembangkan adalah meluncurkan kartu multi fungsi. Smart card ini tidak hanya berfungsi untuk belanja, tetapi juga untuk membayar tagihan telepon, listrik, cicilan motor dan mobil. Sekedar mengingatkan, saat ini jaringan Indomaret yang menggunakan system waralaba berjumlah 1.300 gerai. Dengan nilai investasi Rp. 250-300 Juta pergerai, Lauren menilai, bisnis waralaba ini tidak main-main. Investor dan manajemen IP sendiri mengaku serius mengelolanya, sehingga tingkat kegagalan sebagaimana diklaim Lauren 5%.

Perkembangan yang menarik juga bisa dilihat dari sisi merek produk yang dijajakan. Rupanya tak hanya hypermarket yang jeli membuat private label. Pengelola Jaringan mini market pun mengembangkan private label untuk menambah portofolio produknya dengan harga miring dibanding produk serupa dari merek-merek terkenal. “kami juga punya produk dengan merek sendiri, tapi angkanya masih terbilang kecil. Yaitu sekitar 4% dari total stock keeping unit yang jumlah nya mencapai 5 ribu item, “ujar Heryanto.

Diluar bisnis utamanya, kalangan minimarket juga cukup kreatif mengoptimalkan sumber pendapatan lainnya. Alfamart yang omset tiap gerainya diklaim Henry anto rata-rata mencapai Rp 8,5 juta/hari mendapat gross margin kurang - lebih 12%. Ada revenue tambahan Alfamart dari penyewaan gondola, lapak di teras depan toko, dan listing fee. Sayangnya, petinggi perusahaan ritel yang Januari 2009 lalu go public itu enggan membeberkan berapa nilai nominal income tambahannya.

Strategi serupa pun ditempuh Indomaret dengan menyewakan gondola atau lapaknya ke mitra bisnis. “Untuk listing fee, masih kami patok di bawah Rp.10.000.000 per item produk. “ujar Lauren seraya mengklaim rata-rata omset gerai Indomaret (yang biasanya dikelola 8-10 karyawan) per hari mencapai Rp. 9 sampai 10 juta.

Kedepan, kalangan pelaku bisnis minimarket tampaknya bertekad melipat gandakan bisnisnya, Indomaret misalnya ingin menjadi one stop shopping dan service. “nanti kami juga akan mengembangkan konsep pengiriman uang person to person dengan memanfaatkan jaringan toko Indomaret, “kata Lauren menyebut salah satu contoh program masa depan.

Ya, sebagaimana diungkapkan Djoko Susanto, bisnis minimarket itu bisnis marathon. Tidak bisa sebuah perusahaan pengelola jaringan minimarket merasa cukup dengan 100 - 200 toko, lalu menganggap nya sudah untung. ”Modal akan terus digulirkan untuk ekspansi, ”kata founder Alfamart itu.


Ada Konspirasi Terselubung Antara Pemilik Indomaret dan Alfamart Membuat Pedagang Kecil Mati Berdiri ??
Perkembangan Mini Market Waralaba
Indofood Group merupakan perusahaan pertama yang menjadi pionir lahirnya mini market di Indonesia pada tahun 1988. Kemudian Hero Supermarket mendirikan Starmart pada tahun 1991. Di susul Alfa Group mendirikan Alfa Minimart pada tahun 1999 yang kemudian berubah menjadi Alfamart. Dalam hitungan tahun, mini market telah menyebar ke berbagai daerah seiring dengan perubahan orientasi konsumen dalam pola berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari. Dulu konsumen hanya mengejar harga murah, sekarang tidak hanya itu saja tetapi kenyamanan berbelanja pun menjadi daya tarik tersendiri.
Bisnis mini market melalui jejaring waralaba alias franchise berkembang biak sampai pelosok kota kecamatan kecil. Tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Khususnya mini market dengan brand Indomaret dan Alfamart. Siapa yang tidak kenal Indomaret? Dan siapa yang tidak kenal Alfamart? Anak kecil pun kalau beli permen pasti “nunjuknya” minta ke Indomaret atau ke Alfamart. Kedua merk ini dimiliki oleh group perusahaan raksasa yaitu Indomaret milik PT. Indomarco Prismatama (Indofood Group) dan Alfamart milik perusahaan patungan antara Alfa Group dan PT. HM Sampoerna, Tbk.

Indomaret ternyata berkembang tidak hanya dengan jejaring waralaba yang mencapai 785 gerai, tetapi gerai milik sendiri seabreg jumlahnya mencapai 1072 gerai ( lihat grafik perkembangan toko yang diambil dari http://www.indomaret.co.id ). Sedangkan Alfamart berdasarkan penelusuran penulis di http://www.alfamartku.com memiliki 1400 gerai, tidak diperoleh data mengenai jumlah yang dimiliki sendiri dan yang dimiliki terwaralaba....

Bila kita hitung rata-rata nilai investasi minimal untuk mendirikan mini market waralaba sekitar Rp. 300 juta saja (diluar bangunan). Dikalikan dengan 1.072 gerai yang dimiliki sendiri. Berapa ratus milyar PT. Indomarco Prismatama mengeluarkan dana untuk investasi di bisnis minimarket? Indofood Group juga ternyata tidak saja pemilik merk Indomart, tetapi juga mendirikan mini market Omi, Ceriamart, dan Citimart lewat anak perusahaannya yang lain. Belum lagi didukung dengan distribusi barang, bahkan juga sebagai produsen beberapa merk kebutuhan pokok sehari-hari. Semua dikuasai dari hulu sampai hilir. Dari sabang sampai merauke.

Persaingan Tidak Seimbang
Pasti kita maklum bersama, betapa sengitnya persaingan di bisnis ritel khususnya Indomaret dan Alfamart sebagai market leader minimarket. Dengan mengutip kalimat dalam artikel Sektor Ritel Makin Menggiurkan pada Swa Sembada No.01/XX/6-8 Januari 2005 (sumber.www.indomaret.co.id ) bahwa ”Yang mungkin sangat sengit persaingannya adalah dalam hal perebutan lokasi. Pastinya setiap pemain memperebutkan lokasi-lokasi yang dinilai strategis. Apalagi di bisnis ini lokasi merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Perebutan lokasi strategis ini, bisa juga berpengaruh terhadap harga property. Bisa saja harga ruko jadi naik karena tingginya demand terhadap mini market.”

Jadi betapa agresifnya indomaret dan alfamart dalam memperebutkan lokasi yang dinilai strategis. Bahkan hampir di setiap komplek perumahan/pemukiman pasti akan berdiri salah satu mini market waralaba tersebut dan atau keduanya. Sudah tidak mungkin pedagang eceran tradisional akan mampu mencari lokasi strategis lagi untuk saat ini dan di masa mendatang. Jika kita bandingkan dari modal saja, pedagang eceran sudah sulit bergerak.

Selain itu supermarket, toserba, dan bahkan kini ada pasar raksasa bernama hypermarket bermunculan. Baik hypermarket lokal maupun hypermarket dari luar sana. Sekedar ilustrasi mari kita berhitung sejenak, berapa banyak jumlah pasar raksasa tersebut mulai dari jalan Thamrin, Cikokol sampai BSD City di serpong, Tangerang. Di Kota Modern (Modern land) ada Hypermart , lalu hanya sekitar berjarak 1 km berdiri megah Carefour. Berikutnya di Serpong Town Square, kebon nanas berdiri Giant Hypermarket. Kemudian di World Trade Centre (WTC) Matahari, Serpong berdiri kembali Hypermart. Di samping pintu gerbang perumahan Villa Melati Mas, ada lagi Giant Hypermarket. Dan di International Trade Centre (ITC) BSD City ada Carefour. Semua itu jaraknya antara pasar raksasa yang satu dengan pasar raksasa yang lain hanya sekitar 1 km. Luarrr biasa.!
Apalagi jika kita melihat perang harga promosi minimarket atau lebih gila lagi hypermarket raksasa. Dengan spanduk atau baliho besar bertuliskan nama barang dan harganya yang fantastis rendah. ! Entah banting harga atau memang harga beli mereka yang teramat rendah bila di bandingkan dengan harga beli pedagang eceran kecil bergerai warung atau toko tradisional. Memang tidak semua barang berharga murah, tetapi membanting harga sedemikian rendahnya di bawah harga pasar, membuat miris para pedagang eceran kecil. Masih untung Cuma perang harga!

Dengan tidak bermaksud menggugat cara-cara promosi yang dilakukan oleh para pengelola pasar raksasa tersebut. Penulis hanya ingin mengajak kepada para pengelola pasar raksasa untuk membayangkan sejenak. Bagaimana perasaan pedagang warung dan toko tradisionl, ketika ada konsumen bilang “di hypermarket aja harganya sekian???”. Kita tidak menyalahkan konsumen yang punya pemikiran demikian, membandingkan harga di hypermarket dengan di warung atau toko tradisional. Juga tidak bisa menyalahkan hypermarket dengan promosi harga yang gila-gilaan. Mungkin ini salah satu fenomena globalisasi.

Posisi Pasar Pengecer Tradisional
Melihat dari sisi manapun, posisi pedagang tradisional semakin terjepit. Menjerit. Dan merintih tergilas persaingan bisnis yang tidak seimbang. Bisakah kita membayangkan? Posisi pedagang tradisional yang modalnya hanya semangat berwirausaha dengan sedikit uang puluhan juta. Bersaing dengan mini market waralaba yang modalnya ratusan juta plus jaringan distribusi barang yang sangat baik, didukung system operasional prosedur dan kecanggihan tekhnologi. Ternyata cukup ampuh untuk mematahkan tulang punggung keluarga pedagang eceran tradisonal.

Sekedar urun rembug, perubahan orientasi konsumen dalam pola berbelanja tidak mungkin berubah. Konsumen lebih memilih gerai modern untuk berbelanja. Selain konsumen mendapatkan kenyamanan berbelanja, pelayanan yang prima, juga harga barang terkesan murah. Oleh karena itu maka jalan keluar bagi pedagang eceran tradisional adalah merubah gerai menjadi gerai modern mini market mandiri (sendiri), yang bisa dibangun dengan modal di bawah Rp. 100.000.000,00 . Kemudian berkolaborasi antar minimarket mandiri dalam pengadaan barang dagangan. Selanjutnya bla…bla… atur strategi bersaing untuk menghadapi persaingan bisnis ritel agar berkeseimbangan.

Sekali lagi, tidak bermaksud menggugat pola pengembangan usaha dengan jejaring waralaba. Analisa penulis, waralaba sangat baik untuk proses pembelajaran, pemerataan usaha, dan meminimalisir monopoli. Tetapi apa yang terjadi, ternyata gerai mini market lebih banyak dimiliki perusahaan sendiri. Seharusnya perusahaan yang sudah dikembangkan dengan system waralaba tidak perlu lagi mengembangkan sayapnya dengan memiliki gerai sendiri. Tetapi kemudian peraturan perundang-undangannya tidak ada yang melarang untuk hal itu. Semua perusahaan bebas menggurita walaupun pedagang eceran tradisional mati berdiri. Hidup enggan mati tak mau. Mati tak mau tapi sulit bertahan hidup. Namun sebenarnya apa yang menjadi perbedaan dari antara mini market tersebut?

Demikian kutipan dari eocommunity yang bisa saya share dan bagikan untuk anda mengenai Alasan Kenapa Alfamart dan Indomart Selalu Berdekatan?? Konspirasi Tersembunyi? Atau Persaingan Tidak Seimbang? Semoga bermanfaat

Apasih Perbedaan Alfamart dan Indomart? Kenapa Selalu Berdekatan?

        Kita ketahui banyaknya kebutuhan pokok pada masyarakat, sehingga para pengusaha beramai-ramai berambisi membangun minimarket sana sini. Begitu banyak sudah pembangunan minimarket yang ada di Indonesia. Contohnya saja di dekat tempat tinggal saya. Alfamart dan indomaret dibangun berdekatan, sehingga toko minimarket ini saling bersaing menarik para pelanggannya dengan mengadakan diskon, Lalu sebenarnya apa sih perbedaan antara Alfamart dengan Indomart? kenapa kedua minimarket itu namanya ada dimana-mana dan biasanya selalu berdekatan? ini dia perbedaan Alfamart dan Indomart berdasarkan hasil yang telah saya lakukan, yuk dilanjut....:

.

Artikel

More »